Ning stasiun balapanKuto solo sing dadi kenanganKowe karo akuNaliko ngeterke lungamu
Ning stasiun balapanRasane koyo wong kelanganKowe ninggal akuRa kroso netes eluh ning pipiku
Da a... Dada sayangDa... Slamat jalan
Reff:Janji lungo mung sedeloJare sewulan ra onoPamitmu naliko semonoNing stasiun balapan solo
Jare lungo mung sedeloMalah tanpo kirim wartoLali opo pancen nglaliYen eling mbok enggal bali
untuk download lagunya klik di sini
Sabtu, 20 Mei 2017
Teknik Pengambilan Gambar
·
Bird Eye Level
Teknik pengambilan gambar yang
dilakukan dengan ketinggian kamera berada di atas ketinggian objek. Hasilnya
akan terlihat luas dan benda-benda lain tampak kecil dan berserakan.
·
High angle
Sudut pengambilan dari atas
objek sehingga mengesankan objek jadi terlihat kecil. Teknik ini memiliki kesan
dramatis yaitu nilai “kerdil”.
·
Law angle
Sudut pengambilan gambar dari
arah bawah objek sehingga mengesankan objek jadi terlihat besar. Teknik
memiliki kesan dramatis à nilai
agung/prominance, berwibawa, kuat, dominan.
·
Eye level
Sudut pengambilan gambar
sejajar dengan objek. Hasilnya memperlihatkan tangkapan pandangan mata
seseorang. Teknik ini tidak memiliki kesan dramatis melainkan kesan wajar.
·
Frog eye
Sudut pengambilan gambar dengan
ketinggian kamera sejajar dengan alas / dasar kedudukan objek / lebih rendah.
Hasilnya akan tampak seolah-olah mata penonton mewakili mata katak.
Ukuran gambar dikaitkan dengan
tujuan pengambilan gambar, tingkat emosi, situasi dan kondisi objek. Terdapat
macam-macam istilah:
·
Extreme close up : pengambilan gambar yang terlihat
sangat detail seperti hidung pemain/bibir/ujung tumit dari sepatu.
·
Big close up : gambar diambil dari jarak dekat, hanya
sebagian dari objek yang terlihat seperti hanya muka saja / sepasang kaki yang
bersepatu baru.
·
Medium close up : hampir sama saja dengan medium shot,
jika objeknya orang dan diambil dari dada ke atas.
·
Medium shot : pengambilan gambar dari jarak sedang, jika
objeknya orang maka yang terlihat hanya separuh badannya saja (dari
perut/pinggang ke atas)
·
Knee shot : pengambilan gambar objek dari kepala hingga
lutut.
·
Full shot : pengambilan gambar objek secara penuh dari
kepala sampai kaki.
·
Long shot : pengambilan gambar secara keseluruhan. Gambar
diambil dari jarak jauh, seluruh objek terkena hingga latar belakang objek.
·
Medium long shot : gambar diambil dari jarak yang wajar,
sehingga jika misal terdapat 3 objek maka seluruhnya akan terlihat. Bila
objeknya satu orang maka tampak dari kepala sampai lutut.
·
Extreme long shot : gambar diambil dari jarak yang wajar
·
One Shot (1S) : Pengambilan gambar satu objek.
·
Two Shot (2S) : pengambilan gambar dua orang.
·
Three Shot (3S) : pengambilan gambar tiga orang.
·
Group Shot (GS): pengambilan gambar sekelompok orang.
·
Backlight Shot: teknik pengambilan gambar terhadap objek dengan pencahayaan dari belakang.
·
Reflection
Shot: teknik pengambilan yang tidak diarahkan
langsung ke objeknya tetapi dari cermin/air yang dapat memantulkan bayangan
objek.
·
Door Frame
Shot: gambar diambil dari luar pintu sedangkan
adegan ada di dalam ruangan.
·
Artificial
Framing Shot: benda misalnya daun atau ranting
diletakkan di depan kamera sehingga seolah-olah objek diambil dari balik
ranting tersebut.
·
Jaws Shot: kamera menyorot objek yang seolah-olah kaget melihat kamera.
·
Framing with
Background: objek tetap fokus di depan namun latar
belakang dimunculkan sehingga ada kesan indah.
·
The Secret of
Foreground Framing Shot: pengambilan objek yang berada di depan
sampai latar belakang sehingga menjadi perpaduan adegan.
·
Tripod
Transition: posisi kamera berada diatas tripod dan
beralih dari objek satu ke objek lain secara cepat.
·
Artificial
Hairlight: rambut objek diberi efek cahaya buatan
sehingga bersinar dan lebih dramatik.
·
Fast Road
Effect: teknik yang diambil dari dalam mobil yang sedang melaju kencang.
·
Walking Shot: teknik ini mengambil gambar pada objek yang sedang berjalan. Biasanya
digunakan untuk menunjukkan orang yang sedang berjalan terburu-buru atau
dikejar sesuatu.
·
Over Shoulder : pengambilan gambar dari belakang objek, biasanya objek tersebut hanya
terlihat kepala atau bahunya saja. Pengambilan ini untuk memperlihatkan bahwa
objek sedang melihat sesuatu atau bisa juga objek sedang bercakap-cakap.
·
Profil Shot : jika dua orang sedang berdialog, tetapi
pengambilan gambarnya dari samping, kamera satu memperlihatkan orang pertama
dan kamera dua memperlihatkan orang kedua.
·
Siluet
shoot : Teknik siluet adalah teknik mengambil
gambar dengan obyek utama gelap total dan berbackground yang terang.
Teknik ini menonjokan bentuk dan karakter dari obyek utama.
Langganan:
Komentar (Atom)




